Menuju Muara Enim Smart Regency

Revolusi digital yang berbasis teknologi informasi dan komunikasi sedang melanda dunia, membawa perubahan drastis di berbagai sektor kehidupan, tak terkecuali untuk layanan publik.  

Layanan daring (online) bertebaran. Dari transportasi ojek atau taksi, pembelian berbagai jenis barang lewat marketplace, sampai keperluan akomodasi seperti tikep pesawat dan akomodasi hotel. Tidak lupa layanan pemerintahan seperti dokumen kependudukan, dokumen keimigrasian, SKCK dari kepolisian, BPJS, dsb.

Trend pembangunan di Indonesia pun serupa, berlomba-lomba untuk menjadi daerah pintar atau daerah cerdas (smart city untuk kota atau smart regency untuk kabupaten). Tak ingin ketinggalan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan warga, Pemkab Muara Enim pun segera mengadopsi pendekatan smart regency.  

Bertempat di Ruang Pangripta Nusantara Kantor Bappeda, Pemerintah Kabupaten menggelar “Workshop Sosialisasi dan Penyamaan Persepsi untuk Menuju Muara Enim Smart Regency: Pintar, Sejahtera dan Berkelanjutan”, hari ini (Kamis, 19 Oktober) yang dihadiri lebih dari 100 peserta, perwakilan seluruh OPD termasuk dari beberapa kecamatan. Dan pada hari Jumat, 20 Oktober, diharapkan juga hadir 150 siswa-siswi SMP dan SMA beserta guru pendamping.

Workshop ini menghadirkan dua narasumber nasional, Hari Kusdaryanto dan Fitrah Rachmat Kautsar, yang merupakan Pembimbing Nasional Program  Gerakan Menuju 100 Smart City di Indonesia, yang didukung oleh Kementerian Kominfo, Kemendagri, Bappenas, dan Kantor Staf Presiden (KSP).

Dalam sambutannya, Bupati Muara Enim yang diwakili oleh Staf Ahli Kemasyarakatan dan SDM Panca Suryadiharta, S.H. menyampaikan,” Pengembangan Daerah yang “pintar” adalah menyelesaikan masalah-masalah prioritas secara inovatif, dan menjadikan kinerja pemerintah lebih terukur dan sinergis untuk mewujudkan kesejahteraan di Bumi Serasan Sekundang.”

Senada dengan Bupati, Kepala Bappeda Dr. Abdul Nadjib menegaskan bahwa menjadikan Muara Enim daerah sejahtera dan berkelanjutan dengan pendekatan smart regency bukan lagi pilihan, tapi keharusan dan kebutuhan. 

Menurut Hari Kusdaryanto, yang juga COO Citiasia Inc, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan untuk keberhasilan implementasi smart city/smart regency:

Yang pertama, komitmen pemimpin yang kuat dengan visi yang jelas. Pemimpin tidak hanya Bupati atau walikota, tetapi juga lapis keduanya, yakni para kepala OPD sebagai penterjemah teknis visi dan misi smart regency. Smart city atau smart regency adalah ikhtiar bersama seluruh OPD. Bukan milik satu atau dua OPD tertentu saja.

Kedua, smart regency tidak melulu bicara tentang teknologi informasi atau aplikasi belaka. Yang lebih penting apakah inovasi bisa menjawab prioritas masalah daerah, mengembangkan potensi yang ada, dan memperbaiki layanan publik menjadi lebih cepat, efisien, transparan dan akuntabel.

Ketiga, selain mengembangkan inovasi layanan, perubahan mindset, cultureset dan pengembangan kapasitas SDM pemberi layanan (ASN) juga menjadi kata kunci keberhasilan program smart regency. 

Percuma membuat sistem online kalau belum bisa menutup celah pungli atau gratifikasi. Ataupun sudah mempunyai command center mewah dengan layar lebar bak pesawat ruang angkasa, namun hanya fungsi cctv saja, atau banyak aspek layanaan dan pendataan masih dilakukan secara manual.

Pada akhirnya, pemanfaatan inovasi dan layanan harus bisa secara optimal diutilisasi oleh masyarakat banyak. Artinya, bukan hanya pemerintahnya yang smart, masyarakat pun harus smart (smart people). Yaitu warga yang melek teknologi, mampu memanfaatkannya untuk pengembangan diri dan daya saing personal maupun kelompoknya secara positif.

Untuk mewujudkan mimpi Muara Enim Smart Regency, dalam dua bulan ke depan, tim dari Citiasia Inc yang akan diperkuat oleh tenaga ahli dari ITB akan mendampingi Pemkab dalam penyusunan Rencana Induk dan implementasi program quick-wins smart regency.

Harapannya, bersamaan dengan perayaan Hari Jadi Kabupaten Muara Enim ke-71 di bulan November mendatang, program Muara Enim Smart Regency sudah bisa diluncurkan.

  • 20-10-2017 13:07 pm

  • Oleh Admin

  • Dibaca 544 Kali


Komentari

Nama
Email
Komentar